WAMENA, kabarpegunungan.com — Prestasi Pemerintah Provinsi Papua Pegunungan dalam meraih penghargaan penurunan pengangguran terbaik se-Regional Papua bukanlah hal yang kebetulan. Capaian ini lahir dari berbagai langkah stimulus ekonomi strategis yang diinisiasi oleh Gubernur Papua Pegunungan, Dr. (H.C.) John Tabo, S.E., M.B.A.
Salah satu program andalan yang direalisasikan adalah pemberian bantuan modal usaha kepada masyarakat. Tercatat sebanyak 4.350 pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) mendapatkan dukungan dana yang dirancang untuk membuka lapangan kerja baru sekaligus menggairahkan perekonomian lokal.
Melalui program ini, Pemprov Papua Pegunungan menyalurkan dana sebesar Rp8.000.000 (delapan juta rupiah) kepada setiap penerima manfaat. Skema bantuan tunai ini dinilai efektif memacu kegiatan usaha warga dan memicu munculnya peluang kerja baru, bahkan hingga ke wilayah pedalaman.
Penyaluran modal usaha dilakukan secara merata di delapan kabupaten se-Provinsi Papua Pegunungan, yaitu Jayawijaya, Lanny Jaya, Tolikara, Yahukimo, Pegunungan Bintang, Yalimo, Mamberamo Tengah, dan Nduga. Pemerataan bantuan ini menjadi pilar utama strategi kepemimpinan Gubernur John Tabo dalam pemerataan pembangunan.
Kehadiran Gubernur saat menyerahkan bantuan secara langsung juga menegaskan komitmen pemerintah dalam menjaga ketahanan ekonomi keluarga. Lewat suntikan modal Rp8 juta untuk tiap UMKM, roda bisnis warga diharapkan berputar lebih cepat sehingga masyarakat semakin mandiri dan produktif. (KP/Red)